Edisipost.com
Jakarta, 30 Juli 2024 – Dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Koperasi Karya Sejahtera menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan sertifikasi bagi 100 anggotanya. Program ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di sektor kepelabuhanan.
Ketua Umum Koperasi Karya Sejahtera TKBM Pelabuhan Tanjung Priok, Asep, menegaskan pentingnya pelatihan ini dalam menjawab tantangan globalisasi dan transformasi industri pelabuhan.
“Ini merupakan momentum penting dan juga bentuk tanggung jawab kami agar ke depan TKBM dapat lebih bersaing secara berkualitas dan bermutu, sesuai dengan tantangan globalisasi saat ini,” ujar Asep.
Ia juga menyoroti perubahan signifikan dalam dunia kepelabuhanan yang kini semakin mengarah dari sistem non-mekanis ke sistem mekanis. Menurutnya, pelatihan ini diharapkan dapat memperluas wawasan para pekerja sehingga mereka mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan tersebut.
“Dengan semakin majunya dunia kepelabuhanan dari sistem non-mekanis ke mekanis, pelatihan ini diharapkan dapat membuka wawasan para pekerja bongkar muat agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut,” lanjutnya.
Asep berharap, melalui pelatihan ini, para pekerja tidak hanya memahami dinamika pekerjaan di pelabuhan, tetapi juga siap bersaing secara profesional di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif.
“Kami berharap melalui pelatihan ini, tenaga kerja bongkar muat di bawah Koperasi Karya Sejahtera bisa lebih memahami dinamika pekerjaan di pelabuhan dan siap bersaing secara profesional di tengah tantangan industri yang terus berkembang,” tambahnya.
Program ini juga menjadi langkah awal dari proses sertifikasi bagi seluruh anggota TKBM, yang akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan setiap pekerja memiliki standar kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.
