Edisipost.com
Surabaya, 4 Maret 2026 – Pelindo Terminal Petikemas Group menggelar Media Gathering 2026 di Pelindo Place Office Tower Surabaya pada Rabu (3/3). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan dengan insan media, tetapi juga menghadirkan nilai kemanusiaan melalui kegiatan sosial bersama anak berkebutuhan khusus dan anak yatim.
Acara yang mengusung tema “Bersama Dalam Ketulusan, Tumbuhkan Inspirasi Kebaikan” ini diselenggarakan oleh Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama anak usahanya, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan PT Terminal Teluk Lamong (TTL).
Dalam kegiatan tersebut, SPTP Group mengundang anak-anak dari sejumlah lembaga sosial, di antaranya Yayasan Urunan Kebaikan Kawan Netra, Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC), Panti Asuhan Yauma Asrama, serta Panti Asuhan Kreatif Darul Hikmah.
Selain menerima santunan, sejumlah anak berkebutuhan khusus juga menampilkan bakat mereka melalui pertunjukan musik dan tari di hadapan para peserta kegiatan. Penampilan tersebut menjadi momen yang menginspirasi sekaligus menghangatkan suasana acara.
Ryan Dwi Pradana, perwakilan anak dari YPAC yang tampil dalam acara tersebut, mengaku senang dapat menunjukkan kemampuannya di hadapan para peserta.
“Kami senang bisa tampil dan bertemu banyak orang yang peduli kepada kami. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan,” ujar Ryan.
Pendamping YPAC, Bambang Susilo, menilai kegiatan seperti ini memiliki dampak besar bagi perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus, terutama dalam membangun rasa percaya diri mereka.
“Yang paling penting bagi anak-anak adalah perhatian dan penghargaan. Ketika mereka diberi ruang untuk tampil dan diapresiasi, rasa percaya diri mereka tumbuh,” kata Bambang.
Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan nilai kemanusiaan dalam setiap aktivitas bisnisnya.
“Di balik aktivitas operasional, kami percaya perusahaan juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, SPTP Group secara konsisten menjalankan berbagai program sosial yang berfokus pada dukungan bagi kelompok rentan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat hubungan antara perusahaan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan, termasuk media yang menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tambahnya.
Kinerja Operasional Terminal Petikemas Tumbuh Di tengah komitmen sosial tersebut, SPTP Group juga mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang tahun 2025.
Arus peti kemas SPTP Group tercatat mencapai 13,34 juta TEUs pada 2025, meningkat 6,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 12,49 juta TEUs. Capaian ini menjadikan SPTP Group sebagai penyumbang sekitar 67,5 persen dari total arus peti kemas Pelindo Group.
Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya, Wahyu Widodo, mengatakan TPS terus memperkuat perannya sebagai salah satu operator terminal peti kemas terbesar di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak.
“Sepanjang 2025, TPS mencatat arus peti kemas sebesar 1,57 juta TEUs, dengan dominasi trafik internasional yang mencapai lebih dari 95 persen dari total throughput,” ujar Wahyu.
Sementara itu, Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menyampaikan bahwa TTL juga mencatatkan pertumbuhan arus peti kemas yang positif.
“Pada tahun 2025 TTL mencatat arus peti kemas sebesar 2,82 juta TEUs. Sementara itu pada 2026 kami ditargetkan mencapai 3,04 juta TEUs atau tumbuh sekitar 7,8 persen,” katanya.
Menurutnya, pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas layanan terminal serta optimalisasi operasional yang terus dilakukan perusahaan untuk mendukung kelancaran arus logistik di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya.
