SPJM Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran untuk Dukung Layanan Maritim Berstandar Global

oleh
SPJM Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran untuk Dukung Layanan Maritim Berstandar Global

Edisipost.com
Makassar, 5 Mei 2026 – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging, dan Shipyard (MEPS), terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan standar keselamatan pelayaran nasional.

Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Sharing Session Keselamatan dan Keamanan Operasional Pelayaran yang diselenggarakan pada 16 April 2026 di Hotel Unigraha, Kerinci.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) yang memberikan pemaparan komprehensif terkait aspek keselamatan pelayaran, mulai dari regulasi hingga implementasi teknis di lapangan.

Di antaranya, Dr. Capt. Anthony Arif Priadi, M.Sc selaku Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi dan Energi membahas terkait IMO Circular 1050(17). Sementara itu, Capt. Maltus Jackline Kapistrano, S.SIT., M.Si menyampaikan materi mengenai keselamatan kapal, dan Capt. Hasan Sadili, S.SIT., M.Mar memaparkan aspek kepelautan, khususnya terkait pengawakan kapal. Adapun Dr. Capt. Miftakhul Hadi, S.ST., MM., M.Mar menjelaskan mengenai manajemen keselamatan kapal dan pengendalian pencemaran.

Pelaksanaan kegiatan ini dinilai strategis dalam merespons tingginya aktivitas logistik maritim, khususnya di wilayah operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Dengan meningkatnya intensitas operasional, penguatan aspek keselamatan dan keandalan menjadi hal yang tidak dapat diabaikan.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Senior Vice President Operasi Kapal SPJM, Didik Sutrisno, serta dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk KSOP Kelas II Tanjung Buton, KSOP Pekanbaru, manajemen RAPP, perwakilan agen pelayaran, tim operasional lapangan, serta internal Pelindo Group.

SPJM menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi, penyelarasan standar operasional, serta peningkatan kepatuhan terhadap regulasi sebagai upaya meminimalkan risiko operasional di lapangan. Keselamatan pelayaran, menurut perusahaan, merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan layanan maritim.

“Keselamatan pelayaran harus menjadi budaya kerja yang terintegrasi dalam setiap lini operasional. Sinergi antara operator, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan layanan yang aman, andal, dan berstandar global,” ujar SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick.
Sebagai bagian dari transformasi Pelindo Group, SPJM secara konsisten mengedepankan operational excellence melalui penguatan sistem operasional, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan standar keselamatan yang adaptif terhadap dinamika industri maritim.

Melalui kegiatan ini, SPJM berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan keselamatan pelayaran, efisiensi operasional, serta kualitas layanan kepelabuhanan nasional.