Edisipost.com
JAMBI, 8 Mei 2026 – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi terus memperkuat dukungan terhadap ekspor kayu manis asal Kerinci, Jambi, melalui optimalisasi layanan logistik di Terminal Petikemas Pelabuhan Talang Duku. Langkah ini menjadi bagian dari kerja sama strategis antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Jambi bersama Cassia Co-Op dalam mendorong daya saing komoditas unggulan daerah di pasar internasional.
Melalui kolaborasi tersebut, ekspor kayu manis menggunakan petikemas ditargetkan mencapai 1.500 ton sepanjang tahun 2026 dengan tujuan pasar Amerika, Eropa, dan Asia. Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu produsen utama kayu manis dunia dengan kontribusi sekitar 20 persen terhadap pasokan global. Sementara itu, wilayah Kerinci, Provinsi Jambi, menjadi salah satu sentra produksi utama yang menghasilkan kayu manis berkualitas ekspor.
Manager Operasi IPC TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji, mengatakan kesiapan operasional terminal menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus distribusi ekspor.
“Sebagai operator terminal, kami memastikan kesiapan layanan logistik agar tetap efisien dan terintegrasi sehingga distribusi dapat berlangsung lebih lancar dan tepat waktu. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga daya saing komoditas unggulan daerah di pasar global,” ujarnya.
Ia menambahkan, Jambi memiliki beragam komoditas unggulan yang berpotensi besar menembus pasar internasional, seperti kopi, karet, pinang, dan berbagai hasil perkebunan lainnya. Kehadiran pelabuhan dengan sistem logistik yang andal dinilai menjadi penghubung penting bagi produk lokal untuk semakin dikenal di pasar dunia.
“Pada prinsipnya, pelabuhan siap mendukung geliat ekspor komoditas asli Jambi. Tidak hanya kayu manis, masih banyak potensi daerah yang dapat dikembangkan bersama. Tentunya hal ini membutuhkan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, petani, serta seluruh pemangku kepentingan agar potensi tersebut dapat dimaksimalkan,” tambahnya.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperlancar distribusi ekspor, tetapi juga memperluas akses pasar internasional bagi komoditas lokal serta meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha dan petani di daerah. Dengan dukungan sistem logistik yang efisien, kayu manis Kerinci diyakini mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok rempah dunia.
Ke depan, IPC TPK Area Jambi akan terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan dan efisiensi operasional guna memperkuat peran Pelabuhan Talang Duku sebagai gerbang ekspor komoditas unggulan Jambi menuju pasar global.
