Edisipost.com
Jakarta, 6 Mei 2026 – PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sunda Kelapa, Polsek Sunda Kelapa, serta operator kapal penyeberangan melakukan peninjauan langsung kesiapan Terminal Penumpang Pelabuhan Sunda Kelapa untuk pelayanan rute Sunda Kelapa Kepulauan Seribu.
Kegiatan ini dilakukan guna memastikan kelancaran, keamanan, dan keselamatan pelayanan penumpang menjelang meningkatnya mobilitas wisatawan menuju Kepulauan Seribu. Peninjauan difokuskan pada berbagai fasilitas dan aspek operasional terminal yang akan menjadi titik keberangkatan utama penumpang.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan memeriksa sejumlah aspek penting, antara lain kesiapan Dermaga Zona VIII, kondisi fender dan bolder, akses naik turun penumpang, ruang tunggu terminal, loket tiket, toilet, mushola, jalur evakuasi, hingga papan informasi jadwal kapal. Selain itu, dilakukan pula pengecekan terhadap perlengkapan keselamatan seperti life jacket, APAR, CCTV, dan rambu keselamatan kerja di area terminal maupun kapal.
General Manager PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, Ahmad Fahmi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan terminal secara optimal untuk mendukung pelayanan penumpang menuju Kepulauan Seribu.
“Kami mengoptimalkan Dermaga Zona VIII sebagai titik keberangkatan penumpang menuju Kepulauan Seribu. Seluruh fasilitas dasar telah kami siapkan, dan kami terus berkoordinasi dengan KSOP serta operator kapal agar standar keselamatan dan kenyamanan penumpang dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Ahmad Fahmi.
Sementara itu, Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa, Nuryadin, menegaskan bahwa seluruh kapal yang akan beroperasi wajib memenuhi standar kelaiklautan dan keselamatan pelayaran.
“Setiap kapal yang beroperasi harus memiliki surat persetujuan berlayar dan memenuhi seluruh ketentuan keselamatan. Kami juga akan melakukan ramp check secara rutin sebelum kapal diberangkatkan,” tegas Nuryadin.
Kapolsek Sunda Kelapa, Hitler, menambahkan bahwa pengamanan di area terminal akan diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan menjaga ketertiban.
“Keamanan dan kenyamanan penumpang menjadi prioritas kami. Personel akan ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi kepadatan, sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar membeli tiket melalui loket resmi,” katanya.
Operator kapal penyeberangan turut menyambut baik penataan layanan penumpang yang dipusatkan di Pelabuhan Sunda Kelapa. Langkah ini dinilai dapat membuat distribusi penumpang lebih tertata serta meningkatkan efisiensi waktu tempuh menuju sejumlah pulau di wilayah Kepulauan Seribu.
Pelabuhan Sunda Kelapa menargetkan Terminal Penumpang rute Kepulauan Seribu dapat beroperasi penuh mulai Mei 2026 dengan kapasitas pelayanan mencapai sekitar 150 penumpang per hari.
