Edisipost.com
Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., menegaskan modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) harus diiringi dengan modernisasi cara berpikir dan budaya kerja di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Penegasan tersebut disampaikan Kasau dalam amanatnya yang dibacakan Kapusgeosau Marsda TNI Ferdinand Roring pada Upacara Bendera Bulanan di Mabesau, Jakarta Timur, Senin (18/5/2026).
Dalam amanatnya, Kasau menyampaikan bahwa TNI AU saat ini memasuki fase akselerasi penguatan kemampuan operasional seiring hadirnya berbagai alpalhankam modern sebagai bentuk komitmen negara memperkuat kekuatan udara nasional.
“Modernisasi tidak boleh dipandang sekadar sebagai hadirnya teknologi baru, tetapi sebagai amanah untuk membangun kemampuan organisasi secara menyeluruh,” ujar Kasau.
Kasau menambahkan, modernisasi alpalhankam harus diikuti pembaruan doktrin, latihan, pemeliharaan, logistik, hingga tata kelola satuan agar kesiapan kekuatan udara dapat terbangun secara optimal.
Di tengah dinamika global dan tuntutan efisiensi, Kasau meminta seluruh personel tetap menjaga disiplin, keselamatan terbang dan kerja, serta profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
“What you permit, you promote. Apa yang dibiarkan, pada akhirnya akan tumbuh menjadi budaya dalam organisasi,” tegas Kasau.
