Queensway Secondary School Singapura Pelajari Green & Smart Port di Terminal Teluk Lamong

oleh
Queensway Secondary School Singapura Pelajari Green & Smart Port di Terminal Teluk Lamong

Edisipost.com
SURABAYA, 5 Juni 2026 – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menerima kunjungan edukatif dari Queensway Secondary School Singapura sebagai bagian dari upaya memperkenalkan praktik kepelabuhanan modern kepada generasi muda. Sebanyak 35 siswa bersama guru pendamping berkesempatan mempelajari sistem operasional terminal peti kemas berbasis otomasi, penerapan konsep green and smart port, serta peran strategis pelabuhan dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional maupun global.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu (3/6), para peserta mendapatkan pemaparan mengenai profil perusahaan, proses bisnis terminal peti kemas, serta transformasi digital yang diterapkan PT Terminal Teluk Lamong guna mendukung operasional yang efisien, aman, dan berkelanjutan.

Selain itu, para siswa juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya sektor maritim dan logistik sebagai salah satu penggerak utama perdagangan internasional.

Sebagai terminal peti kemas semiotomatis pertama di Indonesia, PT Terminal Teluk Lamong mengoperasikan berbagai teknologi modern, antara lain Automated Stacking Crane (ASC), Optical Character Recognition (OCR), serta sistem pengendalian operasional terpusat yang mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas layanan kepelabuhanan.

Selama kunjungan, para peserta berkesempatan meninjau langsung area dermaga dan lapangan penumpukan (container yard). Mereka menyaksikan proses bongkar muat kapal, operasional peralatan otomatis, serta aktivitas terminal yang terintegrasi dengan teknologi digital.
Antusiasme para siswa terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Mereka aktif mengikuti sesi diskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai operasional terminal, teknologi otomasi, hingga prospek perkembangan industri maritim di masa depan.

Corporate Communication Manager PT Terminal Teluk Lamong, Dahlia Permatasari, mengatakan bahwa kunjungan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan inovasi dan transformasi yang telah diterapkan perusahaan.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan PT Terminal Teluk Lamong sebagai terminal peti kemas modern yang mengedepankan inovasi, digitalisasi, dan keberlanjutan. Kami berharap pengalaman belajar langsung di lapangan dapat memberikan perspektif baru bagi para siswa mengenai perkembangan industri maritim dan logistik yang semakin terhubung secara global,” ujarnya.

Sementara itu, Head of Department Queensway Secondary School Singapura, Feroz Ali Bin Akbar Ali, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk belajar langsung di lingkungan pelabuhan modern.

“Kunjungan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi para siswa. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi otomasi dan prinsip keberlanjutan diterapkan dalam operasional pelabuhan modern.

Pengalaman seperti ini memperkaya pemahaman mereka mengenai industri maritim global di luar pembelajaran di ruang kelas. Kami menyampaikan apresiasi kepada PT Terminal Teluk Lamong atas sambutan dan kesempatan yang diberikan,” katanya.

Melalui kegiatan edukatif seperti ini, PT Terminal Teluk Lamong berharap dapat terus berkontribusi dalam memperluas wawasan generasi muda mengenai sektor maritim dan logistik yang semakin terintegrasi secara global.

Kunjungan dari institusi pendidikan internasional tersebut juga menjadi cerminan meningkatnya pengakuan terhadap PT Terminal Teluk Lamong sebagai salah satu terminal peti kemas modern di Indonesia yang konsisten mengedepankan inovasi, digitalisasi, dan keberlanjutan dalam operasionalnya.