Edisipost.com-Strategi promosi sekolah akan sangat dibutuhkan oleh para guru dalam upaya mendapatkan banyak siswa baru terutama untuk tahuran ajaran, sehingga sekolah harus melakukan promosi agar banyak orang yang akan tertarik, Semakin bagus promosi sekolah yang akan kita lakukan, maka akan semakin banyak siswa dan juga orang tua siswa yang akan datang ke sekolah yang kita promosikan tersebut.
Melihat momentum banyaknya problematika mengenai Penerimaan Murid Baru, Panitia Forbis National Economic Summit & Expo 2026 dalam memperingati 100th Gontor hadirkan narasumber konsultan Pendidikan Islam di Indonesia Alumni Gontor.
Kegiatan CARA UNIK PROMOSI & BRANDING SEKOLAH dikhususkan untuk kepala sekolah, pimpinan lembaga dan ketua yayasan yang ada di Ponorogo.
Kegiatan ini langsung di isi oleh 2 Narasumber Konsultan Sekolah Islam Alumni Gontor yaitu Dr Awaluddin Faj, M.Pd dan Nusa Dewa Harsoyo, MA.
Dr Awaluddin Faj, M.Pd selaku Konsultan Pendidikan dan Penulis Buku Cara Unik Promosi Sekolah mengatakan bahwa Promosi sekolah merupakan langkah penting dalam mengenalkan institusi pendidikan kepada masyarakat dan calon siswa potensial.
Dalam dunia yang semakin kompetitif, promosi yang efektif menjadi kunci untuk mendapatkan siswa baru dan mempertahankan siswa yang sudah ada.
Promosi sekolah dapat dipahami sebagai serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan citra sekolah serta menarik minat calon siswa. Promosi sekolah melibatkan strategi pemasaran yang kreatif dan komunikasi yang efektif untuk memperkenalkan keunggulan sekolah kepada khalayak luas, ucap lulusan alumni Gontor ini.
Nusa Dewa Harsoyo, MA menyampaikan bahwa Branding sekolah merupakan proses menciptakan identitas yang kuat dan menarik dalam suatu institusi pendidikan. Hal ini berperan untuk menunjukkan perbedaan serta keunggulan dari suatu sekolah.
Saat ini bidang pendidikan pada era kompetisi yang semakin ketat, sehingga masing-masing sekolah berlomba untuk memiliki citra yang jelas dan positif di mata siswa, orang tua, dan masyarakat. Mengingat, ketika suatu sekolah memiliki citra visual yang kuat dan positif, maka hal itu yang akan terekam dan terdengar familiar di telinga orang-orang sekitarnya.
Mewujudkan branding sekolah dapat dengan berbagai cara. Salah satunya dengan word of mouth, yaitu penyampaian informasi secara lisan, dari mulut ke mulut. Sebab, dengan metode ini secara tidak langsung informasi verbal serta testimoni jauh lebih meyakinkan dan mendorong pada misipengenalan suatu nama sekolah. Ujar Dosen Unida ini.
