Edisipost.com
Balikpapan, 18 Juni 2026 – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan maritim yang profesional dan berstandar tinggi melalui keberhasilan pelaksanaan pelayanan pemanduan dan penundaan (towage) pada proses pemindahan rig lepas pantai di perairan Balikpapan. Seluruh rangkaian operasi berlangsung aman, lancar, dan sesuai dengan standar keselamatan pelayaran, mendukung keberangkatan rig yang telah menyelesaikan operasinya di Indonesia untuk selanjutnya dikembalikan ke negara asal pemiliknya.
Kegiatan pemindahan rig dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, mulai pukul 07.03 WITA hingga 12.40 WITA. Proses pemanduan dipimpin oleh Pandu PJM, Abdul Rahmat, yang memastikan setiap tahapan pergerakan rig berjalan sesuai prosedur operasional dan ketentuan keselamatan pelayaran.
Dalam mendukung kelancaran manuver, PJM mengerahkan tiga kapal tunda yang memiliki kemampuan andal, yaitu TB Azzura Harbour dengan tenaga 4.000 horse power (HP), KT Venus Harbour berkekuatan 2.000 HP, serta TB HTS 18 dengan tenaga 4.070 HP. Sinergi ketiga armada tersebut memastikan proses pemindahan rig berlangsung efektif, terkendali, dan aman.
SVP Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan cerminan komitmen perusahaan dalam memberikan layanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa.
“Pelaksanaan pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen PJM untuk terus menghadirkan service excellence bagi seluruh pengguna jasa. Selain memberikan pelayanan terbaik, kami juga senantiasa mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap operasi maritim,” ujar Tubagus Patrick.
Pemindahan rig ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pascaoperasi setelah unit rig menyelesaikan seluruh aktivitasnya di wilayah perairan Indonesia. Keberhasilan operasi tersebut sekaligus mencerminkan kesiapan layanan pemanduan dan penundaan PJM dalam mendukung aktivitas industri migas lepas pantai, sekaligus menjaga kelancaran arus pelayaran di wilayah kerja pelabuhan.
Apresiasi juga datang dari perwakilan pengguna jasa, Captain Gilbert dari China Oilfield Services Limited (COSL), yang memberikan penilaian positif terhadap kualitas layanan PJM, khususnya kompetensi pandu dan armada kapal tundanya.
“Pilot is number one, one of the best in Indonesia. The tugs are also capable enough,” ujar Captain Gilbert.
Pernyataan tersebut menjadi pengakuan atas kompetensi sumber daya manusia serta kesiapan armada PJM dalam menangani operasi maritim yang membutuhkan tingkat ketelitian dan keselamatan tinggi.
Keberhasilan pelayanan ini semakin memperkuat posisi PT Pelindo Jasa Maritim sebagai penyedia layanan maritim yang profesional, andal, dan berorientasi pada keselamatan. PJM terus berkomitmen mendukung kelancaran aktivitas logistik nasional serta operasional industri strategis melalui layanan pemanduan dan penundaan yang memenuhi standar internasional.
