Jakarta,29/02/2024- Edisipost.com.
Terminal Peti Kemas (TPK) Koja optimis mampu meraih laba bersih (setelah pajak Rp 228 miliar) pada 2024 yakni mencapai Rp 228,5 Milliar atau naik sekitar 40 miliar dari tahun lalu. Hal ini terbukti dengan TPK Koja di tahun 2023 berhasil mencapai throughput sebesar 966 100, hampir menyentuh angka 1 juta teus. Pendapatan tersebut lebih besar dibanding tahun 2022 yakni 896.132, jadi ada kenaikan sekitar 70 ribu teus. Hal tersebut menunjukkan adanya kenaikan laba, yang mana di tahun 2022 laba yang diperoleh sebesar 151 Miliar dan di tahun 2023 mencapai laba sebesar 183 Miliar hanya 1 Miliar di bawah yang dianggarkan.
“Kalau troughputnya naik maka otomatis labanya juga ikut naik, Alhamdulillah pencapaian tersebut berkat perjuangan dan kerja sama para pekerja, semua supervisor, manager dan para DGM,” kata General Manager TPK Koja Indra Hidayat Sani dalam sambutannya pada acara peringatan HUT TPK Koja yang ke-36 yang digelar di halaman kantor TPK Koja, Kamis (29/2).
“Kalau para pekerja pasti sudah tahu nih, kalau troughputnya naik, labanya naik, pasti jaspronya juga naik, saya berharap bahwa ini bisa menjadi penyemangat, tahun ini kita harus lebih semangat lagi karena tahun ini TPK Koja ditargetkan oleh pemilik sebesar 228 Miliar, jadi kalau tercapai yah laba naik jaspro juga naik lagi, jadi perusahaannya maju, karyawannya juga sejahtera,” tambah Indra Sani.
Lebih jauh dikatakan, TPK Koja juga telah mendapatkan berbagai penghargaan, termasuk salah satunya TPK Koja mendapat Award Green Port dari Menteri Perhubungan dan diserahkan langsung pada saat acara Hari Bahari Nasional di Pulau Tidore beberapa waktu lalu.
“Hari ini kita mempunyai tema yaitu TPK Koja Cekatan Menghadapi Tantangan dan Meraih Tujuan, Cekatan ini adalah slogan yang ingin disampaikan oleh pemilik, yang mana cekatan adalah singkatan dari cepat, akurat, komprehensif dan handal,” jelas Indra.
Sampai akhir tahun ini, lanjut Indra Sani, dengan Slogan Cekatan kita harus mencapai apa yang menjadi target kita, dan diharapkan semoga kedepan TPK Koja mampu mengahadapi tantangan untuk meraih tujuan, sesuai slogan yang diharapkan oleh pemilik perusahaan dalam hal ini Pelindo dan HPI.
“Pelindo dan HPI sebagai pemilik perusahaan, yang mana Pelindo sebagai pemegang saham mayoriats sangat dominan dan berkepentingan terhadap TPK Koja. Yang harus diingat siapapun GMny, DGMnya, Manager atau Supervisor, sewaktu-waktu bisa berganti namun pemiliknya tetap sama, jadi apa yang dilakukan itu tegak lurusnya tetap ke pemilik yang memantau dan memonitor kita, kebijakan tetap sama hanya orang yang menjalankannya sewaktu-waktu bisa berganti, Selamat UkangbTahun semoga TPK Koja tetap jaya,,” pungkas Indra Sani.
