CATATAN KEMENTERIAN UMKM!

oleh
CATATAN KEMENTERIAN UMKM!

Edisipost.com

Beberapa poin yang dirindukan UMKM kedepan, fokus prioritas pada skema pembiayaan, kita tengok peningkatan kredit thn 2024 kisaran 9- 11 prosen, meningkatkah kinerja UMKM?

Lantas bagaimana dengan pembiayaan UMKM? memang ada kebijakan 30 prosen alokasi untuk mereka namun efektifkah?
Pembiayaan kepada pebisnis UMKM cukup riskan namun peraturan di bank, lembaga keuangan sangat tidak mendukung coba lihat tentang kolektibilitas, analisis kredit/ pemberdayaan, manajemen risiko, jumlah kredit, pembiayaan, disamakan dengan usaha lainnya.

Bahkan tidak ada program pendampingan yang terintegrasi secara berkelanjutan dari lembaga keuangan dan atau bank tersebut agar bisnis UMKM berkembang bertumbuh berkesinambungan, faktor tersebut jadi Pekerjaan Rumah bagi menteri kabinet Prabowo Gibran.

Agar tujuan dan target pertumbuhan yang di sumbangkan sektor UMKM sukses mencapai finish.

Bagaimana dengan LPDB dibawah Kemenkop UMKM, lembaga lain di kementerian juga masih banyak yang tidak jauh beda sama saja dengan bank?

Apalagi fungsi LLP smesco, istilah gen M sekarang gak jelas?, reformasi secara total menyiapkan Rensta, taktikal, emergensi plan, kontigensi yang efektif efisien, berkolaborasi dengan stakeholder adalah keniscayaan.

Sebaiknya seluruh pembiayaan UMKM di koordinir oleh kementerian UMKM. dahulu kala kami pernah merancang program pembiayaan khusus untuk UMKM dan koperasi bersama tim Kemenkop UKM, namun menjelang implementasi karam diterpa ombak besar bak sunami, tapi kita tetap harus semangat dan berdoa semoga masih selalu ada harapan!,

Jakarta, Oktober 24.
Syahnan Phalipi,
# Ketua Umum Founder DPP Hipmikindo,
# Wakil Ketua Umum Founder Gerkopin//.