Edisipost.com
Jakarta, 21 Juli 2025 – Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kelas I Tanjung Priok menggelar kegiatan reorganisasi sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan dan penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia. Transformasi ini menandai perubahan mendasar yang tidak hanya mencakup pergantian nama, tetapi juga restrukturisasi peran dan fungsi organisasi secara menyeluruh.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para purnabakti Kepala Pangkalan KPLP Tanjung Priok, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka selama mengabdi. Kehadiran para tokoh senior tersebut menjadi simbol kesinambungan dan penghormatan terhadap fondasi yang telah dibangun dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.
Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, S.H., M.M., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa reorganisasi ini adalah momentum penting dalam sejarah institusi tersebut.
“Kita menjadi saksi sebuah momentum penting dalam sejarah Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai. Reorganisasi ini mengubah Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai menjadi Pangkalan Pengawasan Laut dan Pelayaran, yang tidak hanya berganti nama, tetapi juga mengalami perubahan mendasar dalam fungsi dan peran,” ujar Fourmansyah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perubahan ini adalah respons terhadap tantangan kemaritiman yang semakin kompleks, yang menuntut respons yang cepat, akurat, dan profesional.
> “Transformasi ini adalah jawaban atas tantangan maritim yang semakin kompleks. Pangkalan Pengawasan Laut dan Pelayaran akan memegang peran sentral dalam menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran, menegakkan hukum di laut, melindungi lingkungan maritim, serta memastikan kepatuhan terhadap standar IMO (International Maritime Organization),” tegasnya.
Dalam pidatonya, Fourmansyah juga mengutip pernyataan dari Laksamana Thomas J. Kinkaid, “Kontrol laut adalah kontrol dunia,” sebagai pengingat betapa strategisnya peran Indonesia dalam menjaga keamanan dan kedaulatan laut global.
Kepada para mantan Kepala Pangkalan yang hadir, Fourmansyah menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang tinggi.
“Jejak langkah dan pengabdian Anda telah membentuk fondasi yang kokoh bagi Pangkalan ini. Kehadiran dan masukan Anda akan terus menjadi lentera penerang bagi kami dalam mengarungi tantangan masa depan,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran organisasi untuk memaknai reorganisasi ini sebagai tonggak kebangkitan, guna meningkatkan profesionalisme dan dedikasi dalam menjaga laut Indonesia dari berbagai ancaman yang ada.
Rangkaian kegiatan reorganisasi ini dirancang untuk menciptakan organisasi yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada kinerja, selaras dengan standar nasional maupun internasional, demi pengawasan laut dan pelayaran yang modern dan berkelanjutan.
