Surveyor Meninggal Dunia Usai Jatuh ke Main Hole Tongkang di Tanjung Priok, KPLP Lakukan Evakuasi Cepat

oleh
Surveyor Meninggal Dunia Usai Jatuh ke Main Hole Tongkang di Tanjung Priok, KPLP Lakukan Evakuasi Cepat

Edisipost.com

Jakarta, 24 Juli 2025 – Insiden kecelakaan kerja tragis terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, tepatnya di Dermaga Bahtera Jaya, Jakarta Utara, pada Kamis pagi, 24 Juli 2025. Seorang surveyor ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke dalam main hole (lubang utama) kapal tongkang TK. LLB Suksess 11 yang tengah bersandar.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.45 WIB saat korban tengah melakukan pemeriksaan rutin terhadap kapal. Dugaan awal menyebutkan bahwa korban terjatuh akibat kurangnya penerapan prosedur keselamatan kerja saat berada di atas kapal.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, S.H., M.M., M.H., langsung mengerahkan Tim Quick Response KPLP ke lokasi. Tim berhasil melakukan proses evakuasi dalam waktu singkat meski kondisi di dalam tongkang tergolong sempit dan minim oksigen.

“Keselamatan dan keamanan kerja di wilayah pelabuhan adalah prioritas utama kami. Kami turut berduka cita atas insiden ini dan akan mendalami penyebab kejadian bersama pihak berwenang,” ujar Fourmansyah.

Evakuasi dilakukan dengan koordinasi lintas instansi yang melibatkan Balai Kesehatan Kerja Pelabuhan (BKKP) Jakarta serta Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk penanganan lebih lanjut.

Saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam guna mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh serta menelusuri kemungkinan adanya kelalaian kerja.

Pangkalan PLP Tanjung Priok juga kembali menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja dan prosedur operasional tetap (SOP) bagi seluruh pekerja pelabuhan, operator kapal, dan tenaga teknis lainnya.

“Kami mengimbau agar seluruh kegiatan kerja, baik di atas kapal maupun di area pelabuhan, selalu mengutamakan protokol keselamatan kerja demi melindungi setiap jiwa yang bertugas,” tegas Fourmansyah.