Edisipost.com
MAKASSAR, 9 Februari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatatkan kinerja operasional yang positif hingga akhir Desember 2025. Pertumbuhan signifikan terjadi pada arus kapal dan petikemas, seiring dengan peningkatan aktivitas logistik dan optimalisasi layanan di sejumlah pelabuhan utama Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Berdasarkan data konsolidasi Regional 4, arus kapal sepanjang 2025 mencapai 112.534 unit atau tumbuh 21,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan tersebut dipicu oleh meningkatnya aktivitas kapal tongkang batubara di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) Cabang Balikpapan dan Samarinda, peningkatan kegiatan kapal Ro-Ro di Pelabuhan Makassar dan Pantoloan, serta bertambahnya aktivitas kapal curah cair BBM di TUKS Luwuk Tangkiang.
Selain itu, arus petikemas juga mencatat pertumbuhan positif. Hingga Desember 2025, volume petikemas mencapai 2.538.922 TEUs atau naik 1,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan ekspor dari sejumlah pelanggan utama serta optimalisasi throughput layanan terminal di pelabuhan-pelabuhan strategis Regional 4.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil konsistensi transformasi operasional dan peningkatan produktivitas layanan di seluruh cabang.
“Pertumbuhan kinerja operasional sepanjang 2025 menunjukkan bahwa upaya peningkatan efisiensi, digitalisasi layanan, dan penguatan koordinasi operasional di seluruh cabang Regional 4 berjalan efektif. Kami terus mendorong optimalisasi layanan agar mampu mendukung kelancaran arus logistik nasional, khususnya di Kawasan Indonesia Timur,” ujar Abdul Azis.
Senada dengan itu, Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menegaskan bahwa peningkatan produktivitas operasional didorong oleh perbaikan proses bisnis dan optimalisasi fasilitas pelabuhan.
“Fokus kami tidak hanya pada peningkatan volume trafik, tetapi juga memastikan reliability layanan, efisiensi waktu sandar kapal, serta optimalisasi utilisasi fasilitas pelabuhan sehingga kinerja operasional cabang dapat meningkat secara berkelanjutan,” jelasnya.
Lima Cabang dengan Arus Kapal dan Penumpang Terbanyak
Berdasarkan hasil konsolidasi kinerja operasional 2025, lima cabang dengan arus kapal terbanyak yakni Pelindo Regional 4 Balikpapan sebanyak 25.844 unit atau tumbuh 139,91 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Disusul Pelindo Regional 4 Samarinda dengan 25.322 unit kapal, Tanjung Redeb 17.679 unit kapal, Kendari 6.754 unit kapal, dan Makassar sebanyak 5.622 unit kapal.
Sementara itu, lima cabang dengan arus penumpang terbanyak sepanjang 2025 adalah Makassar sebanyak 962.982 orang, Balikpapan 811.420 orang, Ternate 797.746 orang, Manado 669.523 orang, serta Kendari dengan 558.736 orang.
Yusida menambahkan, capaian tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan kinerja tidak hanya terpusat di pelabuhan utama, tetapi juga merata di berbagai cabang Regional 4.
“Peningkatan kinerja operasional ini menjadi bukti komitmen kami dalam memperkuat konektivitas logistik nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia,” pungkasnya.
Ke depan, Pelindo Regional 4 akan terus mendorong peningkatan produktivitas layanan, penguatan digitalisasi operasional, serta optimalisasi infrastruktur pelabuhan guna memastikan kelancaran arus barang dan logistik nasional.





