Edisipost.com. – Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Capt. Antoni Arif Priadi menekankan pentingnya kemandirian sistem transportasi nasional untuk mewujudkan green transportation, terkonektivitas dan berkeadilan serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Konektivitas transportasi harus dijaga dan lebih kuat. Mari kita gotong royong membangun dan mengelola bangsa ini. Termasuk di sektor transportasi, kepelabuhanan, maupun pelayaran. Tetapi disisi lain, saya ingatkan agar semua Pengusaha juga harus fairness dalam berusaha,” ujar Capt. Antoni Arif Priadi, dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) 2024 bertema ‘United We Strong, Together Grow’, PBM Tumbuh Kuat, Bersatu Untuk Indonesia Maju, yang dilaksanakan di Bali 31 Oktober s/d 3 Nopember 2024.
Turut hadir pada kesempatan itu, Direktur Pengelola Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Putut Sri Mulyanto, Ketua Umum BPP Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Capt Subandi, Ketua Umum Dewan Pemakai Jasa Angkutan Laut Indonesia (Depalindo) Toto Dirgantoro, dan Ketua Umum Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (ASDEKI) Mustafa Kamal Hamka.
Selain itu, Ketua Umum Indonesia Shipping Agency Association (ISAA) Aris Hartoyo, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Tempat Penimbunan Sementara Indonesia (Aptesindo) M Roy Rayadi, Manajemen Subhlding Pelindo Multi Terminal (SPMT), Gabungan Pengusahq Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP), Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), dan WIMA-INA.
Dirjen Hubla Kemenhub pada kesempatan itu juga menyampaikan Visi dan Misi Kementerian Perhubungan 2025-2029 yang sejalan dengan Visi dan Misi Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029.
Pada kesempatan itu, Ketua Umum DPP APBMI, Juswandi Kristanto mengatakan mengapresiasi sinergi dan kolaborasi yang telah berjalan selama ini antara perysahaan bongkar muat (PBM) dengan PT Pelindo.
Meskipun begitu, Juswandi mengungkapkan kondisi PBM di beberapa daerah masih memprihatinkan. “Kita ingin PBM tetap tumbuh sebagaimana tema Rakernas kali ini,” ujar Juswandi.
Ketua Panitia Rakernas APBMI 2024, Suwondo mengemukakan sebanyak 495 Peserta hadir mewakili DPP, DPW san DPC seluruh Indonesia.
“APBMI kini sedang terus berjuang, demi kelancaran arus barang dan kapal di pelabuhan demi biaya logistik yang terjangkau,” ujarnya.
Dia bergarap usaha bongkar muat (PBM) di pelabuhan agar tetap eksis, karenanya janga terlena dengan ancaman didepan mata. “Jangan sampai kita merasa baik-baik saja, dengan apa yang kita (PBM) rasakan saat ini,” ucapnya.
Suwondo juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada PJ Gubernur Bali yang telah mengizinkan terlaksananya Rakernas ini dan kepada Dirjen Hubla yang telah hadir.