Edisipost.com
MAKASSAR, 25 Februari 2026 – Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Barru melakukan kunjungan kerja ke PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 untuk membahas rencana penerapan fasilitas timbangan di Pelabuhan Garongkong, Rabu (25/2).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong modernisasi layanan dan tata kelola operasional pelabuhan di Kabupaten Barru.
Kunjungan ini menitikberatkan pada urgensi penyediaan fasilitas timbangan sebagai bagian dari sistem operasional pelabuhan yang modern, transparan, dan efisien. Keberadaan timbangan dinilai mampu meningkatkan akurasi data muatan, memperlancar arus logistik, serta memperkuat pengawasan aktivitas bongkar muat di kawasan pelabuhan.
Ketua DPRD Kabupaten Barru, Syamsuddin Muhiddin, menegaskan bahwa Pelabuhan Garongkong memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami melihat Pelabuhan Garongkong memiliki potensi besar sebagai simpul distribusi logistik di wilayah Barru dan sekitarnya. Kehadiran fasilitas timbangan akan membantu memastikan aktivitas bongkar muat berjalan lebih akurat, tertib, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha,” ujar Syamsuddin.
Ia menambahkan bahwa penguatan infrastruktur pendukung menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas logistik berjalan lebih terukur dan profesional.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan Pelindo harus terus diperkuat agar pengembangan pelabuhan benar-benar memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat, termasuk membuka peluang investasi dan mendorong pertumbuhan industri di sekitar pelabuhan,” tambahnya.
Sementara itu, Division Head Komersial Pelindo Regional 4, Adi Novi Wahyudi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPRD Kabupaten Barru dalam mendorong peningkatan fasilitas pelabuhan.
“Pelindo Regional 4 pada prinsipnya terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Fasilitas timbangan merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung pelayanan yang lebih efektif, sekaligus memastikan data muatan yang akurat sebagai bagian dari standar operasional pelabuhan,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan timbangan tidak hanya berdampak pada aspek operasional, tetapi juga mendukung efisiensi rantai pasok dan peningkatan keselamatan kerja di area pelabuhan.
“Kami akan melakukan kajian teknis secara komprehensif serta memperkuat koordinasi dengan para pihak terkait agar implementasi fasilitas ini berjalan sesuai regulasi dan kebutuhan operasional di lapangan,” tambah Adi Novi.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak juga membahas pengembangan Pelabuhan Garongkong sebagai pelabuhan strategis yang mampu memperkuat konektivitas logistik regional di Sulawesi Selatan. Dengan peningkatan fasilitas dan layanan, pelabuhan ini diharapkan mampu menekan biaya logistik, meningkatkan daya saing daerah, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Barru dan sekitarnya.
Pertemuan ini menjadi wujud komitmen bersama antara DPRD Kabupaten Barru dan Pelindo Regional 4 untuk menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa, sekaligus mempercepat transformasi Pelabuhan Garongkong sebagai salah satu simpul logistik penting di Sulawesi Selatan.






