ETOS : Koalisi Gemuk Malah Merongrong

oleh
ETOS : Koalisi Gemuk Malah Merongrong

Edisipost.Com.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute yang juga pengamat politik Iskandarsyah di Bogor Jawa Barat, Jumat 4/10/2024.

Iskandar sangat menyayangkan pernyataan beberapa sekjend parpol pendukung pak Prabowo yang mengklaim dan meminta jatah menteri sebanyak-banyaknya yang menganggap parpolnya lah yang paling berperan mendukung pak Prabowo, terlihat lucu aja saya lihat pernyataan-pernyataan ini, kok tidak malu ya sama rakyat.

Menteri adalah hak preogratif presiden nantinya, ya pak Prabowo sebagai penentunya, ini kok ribut sendiri di media dan klaim jatahnya harus banyak, buat saya ini memalukan,
Terlihat sekali mereka mendukung pak Prabowo ada embel-embelnya dibelakang, yaitu kekuasaan.

Kalau pak Prabowo lebih mengutamakan orang-orang profesional didalam kabinet nanti itu juga hak beliau sebagai presiden, partai-partai pemdukung cuma dijatahkan 1 kursi menteri juga hak beliau, ini kok ribut sendiri.

Koalisi gemuk memang membuat kondisi sok pahlawan menjadi masif, pak Prabowo belum dilantik kok, ini semua teriak-teriak soal kursi menteri yang harus banyak ke partainya, dengan alasan partainya yang paling mati-matian mendukung pak Prabowo di Pilpres lalu.

Buat saya pernyataan itu adalah pernyataan kampungan seorang sekjend parpol ke hadapan publik, tapi inilah watak petinggi parpol mungkin yang tak punya malu sedikitpun kepada rakyat.

Jadi semua susunan menteri kabinet pak Prabowo adalah wewenang beliau sebagai presiden terpilih?, saya katakan iya, itu wewenang beliau, hak preogratif presiden, mau dijatahkan berapapun untuk partai pendukung beliau di Pilpres lalu adalah sepenuhnya adalah hak beliau kata Iskandar menutup wawancaranya