Edisipost.com
Bandar Lampung, 20 Mei 2026 – PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus memperkuat layanan logistik di wilayah Lampung melalui pengoperasian depo petikemas di kawasan Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, bersama PT Citra Prima Container sebagai mitra strategis.
Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas layanan terminal petikemas sekaligus memperlancar arus barang ekspor dan impor di wilayah tersebut.
Depo petikemas seluas 10.000 meter persegi tersebut hadir sebagai fasilitas pendukung terminal yang berperan penting dalam memudahkan pengguna jasa melakukan pengiriman barang menggunakan petikemas. Kehadiran depo yang terintegrasi langsung dengan terminal petikemas dalam satu kawasan diharapkan mampu mempercepat proses logistik, mulai dari penyediaan petikemas kosong (empty container) hingga pengiriman barang ke kapal.
Manager IPC TPK Area Panjang, Anang Subagyono, mengatakan kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem logistik di Pelabuhan Panjang.
“Kolaborasi layanan depo petikemas ini menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas logistik di Pelabuhan Panjang. Melalui sinergi dengan PT Citra Prima Container sebagai pengelola depo, kami berupaya memastikan ketersediaan petikemas kosong bagi kebutuhan ekspor yang terus meningkat,” ujar Anang.
Ia menambahkan, integrasi layanan antara terminal petikemas dan depo dalam satu kawasan akan memberikan efisiensi yang lebih besar bagi pengguna jasa.
“Melalui integrasi layanan terminal dan depo petikemas, kami ingin menghadirkan ekosistem logistik yang lebih terintegrasi, efisien, dan tepat waktu. Hal ini diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi barang sekaligus memberikan kemudahan bagi para eksportir dan pelaku usaha,” tambahnya.
Seiring meningkatnya aktivitas perdagangan melalui Pelabuhan Panjang, kebutuhan terhadap layanan logistik yang cepat dan terintegrasi juga terus tumbuh.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, nilai ekspor Lampung pada periode Januari hingga Maret 2026 mencapai US$1,38 miliar. Angka tersebut menunjukkan tingginya potensi perdagangan daerah yang memerlukan dukungan fasilitas logistik yang optimal.
Kehadiran depo petikemas ini dinilai menjadi solusi konkret dalam menjawab kebutuhan distribusi petikemas kosong di tengah tren peningkatan ekspor komoditas unggulan Lampung dan sekitarnya. Dengan proses distribusi yang lebih cepat dan efisien, eksportir diharapkan dapat mengoptimalkan kapasitas pengiriman barang ke pasar global.
Selain meningkatkan efisiensi operasional, sinergi antara IPC TPK dan PT Citra Prima Container juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional. Integrasi layanan terminal dan depo petikemas diyakini mampu meminimalkan hambatan operasional, menekan biaya logistik, serta meningkatkan daya saing Pelabuhan Panjang sebagai salah satu gerbang perdagangan di wilayah Sumatera.
“Sinergi antar pelaku logistik menjadi kunci dalam memperkuat konektivitas dan meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jasa. Dengan layanan terminal dan depo yang terintegrasi, kami berharap proses logistik dapat berjalan lebih efisien serta mendukung upaya penurunan biaya logistik nasional,” tutup Anang Subagyono.
