Kapolres Metro Jakarta Utara Pimpin Apel Pengamanan Persija Vs Semen Padang di JIS, Tekankan Pemeriksaan Ketat dan Humanis

oleh
Kapolres Metro Jakarta Utara Pimpin Apel Pengamanan Persija Vs Semen Padang di JIS, Tekankan Pemeriksaan Ketat dan Humanis

Edisipost.com

JAKARTA UTARA, – Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz memimpin apel pengamanan pertandingan pekan ketiga BRI Super League antara Persija Jakarta melawan Semen Padang FC di kawasan Jakarta International Stadium, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (23/5/2026).

Apel pengamanan yang digelar di Selasar Plaza Selatan atau Zona Selatan JIS tersebut diikuti unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar, hingga steward stadion dengan total kekuatan mencapai 1.456 personel.

Dalam arahannya, Kombes Pol Erick Frendriz menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, baik sebelum, saat, maupun setelah pertandingan berlangsung.

“Hari ini kita kembali melaksanakan pengamanan pertandingan sepak bola di Jakarta International Stadium. Informasi terakhir, jumlah penonton diperkirakan mencapai 25 ribu hingga 30 ribu orang,” ujar Erick dalam apel.

Ia mengingatkan adanya potensi kerawanan akibat pergerakan suporter, termasuk kemungkinan bersinggungan dengan suporter pertandingan lain yang berlangsung di Bandung pada waktu bersamaan.

Kapolres juga menyoroti pola suporter yang kerap berkumpul di depan pintu masuk stadion menjelang kick off untuk mengelabui petugas pemeriksaan.

“Biasanya mereka berkumpul menjelang pertandingan dan masuk secara bersamaan agar pemeriksaan tidak maksimal. Saya minta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan dan pemeriksaan dilakukan lebih ketat,” katanya.

Pemeriksaan dilakukan secara berlapis, baik sebelum maupun sesudah penonton memasuki area stadion. Personel gabungan diminta memastikan tidak ada barang terlarang seperti minuman keras, flare, maupun benda berbahaya lainnya yang masuk ke dalam stadion.

Selain itu, Erick menekankan seluruh personel pengamanan tidak membawa senjata api ke dalam stadion. Penggunaan gas air mata maupun tindakan tertentu juga ditegaskan harus berdasarkan instruksi pimpinan.

“Tidak ada yang membawa senjata api ke dalam stadion. Penggunaan gas air mata tidak ada yang inisiatif sendiri, semua atas perintah Kapam Objek,” tegasnya.

Kapolres juga meminta personel tetap berada di titik ploting masing-masing dan tidak meninggalkan tugas selama pengamanan berlangsung.

Turut hadir dalam apel tersebut antara lain Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf M Syaifudin Fanany, Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Rohman Yonky Dilatha, pejabat utama Polres Metro Jakarta Utara, unsur Kodim 0502/JU, serta perwakilan manajemen keamanan Persija Jakarta.

Usai apel seluruh personel langsung menempati posisi pengamanan sesuai ploting yang telah ditentukan guna memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif.