Laba Melesat Lampaui Target, Pelindo Jasa Maritim Siap Gaspol Ekspansi Bisnis 2026

oleh
Laba Melesat Lampaui Target, Pelindo Jasa Maritim Siap Gaspol Ekspansi Bisnis 2026

 

Edisipost.com
Makassar, 20 Januari 2026 – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging, dan Shipyard (MEPS), mencatatkan kinerja keuangan yang impresif sepanjang tahun 2025. Laba bersih unaudited SPJM tumbuh 50,80% dibandingkan tahun 2024 dan mencapai 123,79% dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025.

Hingga Desember 2025, pendapatan usaha SPJM secara unaudited tercatat sebesar Rp8.743,41 miliar, meningkat 20,29% secara year on year (YoY) dan melampaui target RKAP 2025 sebesar 109,84%. Sejalan dengan itu, laba usaha juga tumbuh 24,56% YoY dan melampaui target RKAP sebesar 46,35% atau senilai Rp249,28 miliar, dengan laba bersih mencapai Rp497,31 miliar.

SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut mencerminkan kekuatan fundamental bisnis perusahaan di tengah tantangan industri.

“Pencapaian tahun 2025 ini cukup luar biasa karena SPJM mampu terus menunjukkan performa cemerlang dengan pelampauan target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun. Kepercayaan pelanggan yang tercermin dari peningkatan trafik dan cakupan layanan, serta inovasi perbaikan layanan untuk keunggulan operasional, menjadi faktor kunci keberhasilan kinerja SPJM sepanjang 2025,” ujar Tubagus.

Kinerja Operasional Tumbuh Konsisten
Kinerja keuangan yang solid tersebut ditopang oleh performa operasional yang juga menunjukkan tren positif di hampir seluruh lini layanan.

Layanan pemanduan, penundaan, docking, pengelolaan alur, distribusi BBM dan gas, penyediaan listrik, waste management, layanan oil spill response (OSR), hingga bisnis peralatan (equipment) terealisasi melampaui target RKAP 2025.

Secara grup, layanan pemanduan mencatatkan 3,55 miliar gerakan, meningkat 106,47% YoY dan mencapai 110,80% dari RKAP. Layanan penundaan terealisasi sebesar 5,36 miliar GT Jam, atau 114,88% dari RKAP dan tumbuh 107,68% YoY.

Di lini docking, realisasi mencapai 53 unit, jauh melampaui RKAP 2025 sebanyak 34 unit atau 155,88%, serta meningkat 108,16% YoY. Sementara itu, volume pengerukan melonjak signifikan sebesar 293,91% YoY, dengan realisasi mencapai 1.949.002 meter kubik.

Pengelolaan alur pelayaran mencatatkan volume 27,96 juta ton, naik 102,42% YoY dan mencapai 117,58% dari RKAP. Pada lini port services, distribusi BBM mencapai 67.660 KL atau tumbuh 108,85% YoY, sedangkan distribusi gas meningkat 109,69% YoY dengan realisasi 15,33 juta MMBTU, setara 186,62% dari RKAP 2025.

Bisnis Utilitas dan Equipment Ikut Menguat
Kinerja layanan utilitas kepelabuhanan juga menunjukkan hasil yang positif. Penyediaan air bersih sepanjang 2025 mencapai 2,94 juta ton, naik 112,06% YoY. Penyediaan listrik tumbuh 104,37% YoY dan mencapai 110,68% dari RKAP, dengan realisasi sebesar 215,09 juta kWh.

Layanan waste management terealisasi 100% sesuai RKAP, dengan volume 240.700 kg, sementara layanan OSR melampaui RKAP sebesar 135,36% dengan realisasi 15,62 juta ton, atau meningkat 130,93% YoY.
Pada lini bisnis equipment, ketersediaan alat (availability) mencapai 90,22%, atau 106,14% dari target RKAP. Mean Time to Repair (MTTR) terealisasi 4,01 jam, melampaui RKAP sebesar 124,56% dan meningkat signifikan 387,37% YoY.

Sementara Mean Time Between Failure (MTBF) meningkat 121,09% YoY dan mencapai 452,42% dari RKAP 2025, dengan realisasi 135,73 jam.

Siap Ekspansi di 2026
Dengan capaian tersebut, SPJM optimistis menatap tahun 2026 dengan fokus pada ekspansi bisnis dan penguatan pangsa pasar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, khususnya para pelanggan yang terus memberikan kepercayaan kepada SPJM Grup, serta kerja keras seluruh insan SPJM di setiap lini.

Kinerja 2025 ini akan menjadi landasan kuat bagi program ekspansi bisnis di tahun 2026. Ke depan, kami akan menjaga stabilitas bisnis, memperluas cakupan wilayah, mengoptimalkan standarisasi, serta mengedepankan inisiasi strategic partnership dengan mitra potensial untuk memperkuat pasar dan layanan SPJM Grup,” tutup Tubagus.