Edisipost.com – Wisata Banjarmasin. Pasar terapung tradisional merupakan salah satu tempat wisata yang cukup terkenal di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pada Pasar Terapung Siring Tendean Banjarmasin terdapat pemandangan yang cukup unik, yaitu sekelompok pedagang berada di atas perahu.
Mereka menjual buah, sayur, hasil bumi, kudapan ringan, makanan berat dan benda lainnya yang diperlukan warga. Anda yang ingin mengunjungi, dapat menemukan pasar terapung tersebut di Jalan Kapten Piere Tendean. Dekat Menara Pandang. Keunikan tersebut didukung cara mereka menjajakan barang jualannya, yaitu terkenal sambil mengacungkan jempol, berharap ada pembeli di pinggir sungai.
Tak ketinggalan, olesan bedak dingin yang menutupi wajah ibu-ibu penjual yang akrab disapa dengan sebutan acil itu. Di Pasar Terapung Siring Tendean Banjarmasin banyak dijumpai para pedagang dengan perahu masing-masing merapat rapi . Masyarakat hingga wisatawan domestik hingga turis asing, suka jalan-jalan ke tempat ini untuk beragam keperluan. Akses ke lokasi dan waktu yang tersedia untuk kunjungan umum adalah lebih panjang beroperasinya.
“Pasar terapung ini menarik karena bisa berbelanja di atas air. Terasa seru, “ kata Ahmad Rahman, pengunjung Pasar Terapung Siring Tendean Banjarmasin.
Pada umumnya pedagang pasar terapung di tempat ini adalah ibu-ibu atau kaum wanita berusia produktif. Nah, yang mereka jual adalah bermacam-macam benda kebutuhan warga setempat atau yang diburu oleh turis yang melancong ke tempat in. Bagi pencinta kuliner khas Kalimantan Selatan, di sinilah tempat yang patut untuk anda kunjungi.
Ada beragam kudapan ringan, nikmat dan lezat, nasi sop, soto banjar, lontong dan lainnya. Karena lokasinya yang berada di tengah kota, maka tidak perlu menggunakan perahu untuk bertransaksi dengan para pedagang, cukup berdiri di dermaga. Anda yang ingin mengunjungi, pasar terapung ini hanya buka pada akhir pekan. Hanya ada pada pagi hari, yakni mulai pukul 06.30 sampai 08.00 Wita.
Menariknya, wisatawan tidak dipungut biaya khusus untuk mengunjungi pasar terapung itu. Hanya membayar biaya parkir. Apabila naik bus, maka harus turun di Halte BRT di Taman Siring 0 Km yang berjarak 671 meter dari pasar. Ada beberapa destinasi wisata lain di dekatnya, yaitu susur sungai, Menara Pandang dan Taman Siring 0 Km.
Saat mengunjungi pasar terapung, akan kurang rasanya jika tidak menjajal Wisata Susur Sungai. Dengan menaiki kelotok, wisatawan menyusuri Sungai Martapura dari sekitar pasar terapung menuju Kampung Hijau. Ongkosnya hanya Rp 10 ribu untuk tiket per orangnya.
“Yuk, susur sungai ke Kampung Hijau, cuma Rp 10 saja. Sayang anak, sayang istri, “ seru seorang penjual tiket.
Murah bukan? Anda akan diajak menyusuri sungai selama 15 hingga 20 menit.
Ada dua titik dermaga, yaitu di dekat Patung Bekantan dan di dekat Menara Pandang. Saat perahu sudah berjalan, Anda dapat melihat pemandangan akltivitas di bantaran Sungai Martapura, Menara Pandang, Rumah Anno, Taman Siring 0 Km dan yang banyak lagi lainnya.