Edisipost.com
BANTEN, 26 Februari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai simpul logistik andal dengan memfasilitasi ekspor perdana Wind Mill Tower milik PT Kenertec Power System ke Kanada.
Pengiriman dilakukan melalui Dermaga 05A Pelabuhan Ciwandan pada 16 Februari 2026. Ekspor komponen menara turbin angin tersebut menjadi tonggak penting bagi industri energi terbarukan nasional dalam menembus pasar global. Dengan dimensi dan bobot yang besar (oversized cargo), proses bongkar muat memerlukan perencanaan matang serta standar operasional tinggi, mulai dari pengaturan area penumpukan, pengamanan titik angkat, kesiapan alat berat, hingga penerapan standar keselamatan bertaraf internasional.
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menegaskan bahwa keberhasilan ini membuktikan kesiapan fasilitas dan infrastruktur Pelabuhan Ciwandan dalam menangani kargo proyek berskala internasional.
“Keberhasilan sandar dan muat kargo proyek sebesar Wind Mill Tower ini menegaskan kesiapan fasilitas dan infrastruktur Pelabuhan Ciwandan dalam melayani general cargo berukuran masif. Ini adalah wujud dukungan penuh Pelindo terhadap pertumbuhan industri nasional, khususnya di sektor energi hijau, agar semakin kompetitif di pasar global,” ujar Benny.
Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi solid antara Pelindo Regional 2 Banten sebagai pengelola kawasan dengan Subholding PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Banten sebagai operator terminal, serta dukungan dari KSOP Kelas I Banten, Bea Cukai, perusahaan pelayaran, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Lebih lanjut, Benny menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap proses operasional.
“Kami tidak pernah berkompromi dalam hal keselamatan. Seluruh proses penanganan muatan diawasi secara ketat dengan menerapkan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) guna memastikan zero accident serta perlindungan terhadap lingkungan sekitar pelabuhan,” tegasnya.
Menurutnya, Pelindo Regional 2 Banten akan terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan standar keselamatan dijalankan secara konsisten.
“Kami berharap semakin banyak proyek ekspor bernilai tinggi yang dapat dilayani melalui Pelabuhan Ciwandan, sehingga mampu mendorong pertumbuhan arus barang ekspor dari Banten dan memperkuat posisi pelabuhan ini sebagai gerbang logistik strategis nasional,” tutup Benny.
Keberhasilan ekspor perdana ini diharapkan menjadi momentum positif bagi pengembangan industri energi terbarukan nasional sekaligus mempertegas komitmen Pelindo Banten dalam memberikan layanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa dengan prinsip melayani sepenuh hati.
