Edisipost.com
Jakarta, 13 Oktober 2025 — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 hari ini menggelar prosesi serah terima jabatan (sertijab) untuk empat General Manager cabang pelabuhan yang berada di bawah koordinasi Regional 2. Acara berlangsung secara khidmat di Museum Maritim Indonesia, Tanjung Priok, Jakarta.
Empat cabang yang mengalami rotasi kepemimpinan meliputi Pelabuhan Sunda Kelapa, Panjang, Bengkulu, dan Jambi. Rotasi ini merupakan bagian dari langkah strategis Pelindo dalam memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efektivitas operasional, dan mempercepat implementasi pelayanan prima di seluruh wilayah kerja.
Plh Executive Director Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, dalam sambutannya menegaskan bahwa rotasi kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat dan responsif terhadap perubahan industri.
“Serah terima jabatan ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan membangun semangat baru demi mendukung visi besar Pelindo,” ujar Budi.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan kinerja selama masa transisi. Pelindo Regional 2, katanya, berkomitmen menjaga stabilitas layanan dan memastikan seluruh kegiatan operasional pelabuhan tetap berjalan normal.
“Empat cabang yang hari ini melaksanakan sertijab memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran arus barang dan logistik nasional. Karena itu, kesinambungan kinerja, keselamatan operasional, dan peningkatan kualitas pelayanan harus menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Detail Pergantian Jabatan:
Pelabuhan Bengkulu: dari S. Joko kepada Dimas Rizky Kusmayadi
Pelabuhan Panjang: dari Imam Rahmiyadi kepada Hardianto
Pelabuhan Jambi: dari Ahmad Fahmi kepada Febrianto Zenny Sulistyo
Pelabuhan Sunda Kelapa: dari Agus Edi Santoso kepada Ahmad Fahmi
Acara serah terima jabatan ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen Pelindo Regional 2, para General Manager cabang, serta perwakilan dari instansi maritim dan mitra strategis.
Dengan penyegaran kepemimpinan ini, Pelindo Regional 2 optimistis dapat menjaga tren positif kinerja hingga akhir tahun 2025, sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan dalam memperlancar distribusi logistik dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
