Edisipost.com
Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan laut melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Lewat inisiatif bertajuk Pelindo Lestari, perusahaan resmi memulai Program Flora dan Fauna berupa konservasi terumbu karang dan ekosistem laut di wilayah Kepulauan Seribu. (16/4).
Kegiatan yang dipusatkan di Pulau Pramuka ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah setempat hingga komunitas lingkungan Smiling Coral Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pelindo dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, Pelindo menyalurkan sejumlah bantuan konservasi, antara lain transplantasi 105 media terumbu karang yang terdiri dari 1.050 baby coral, 100 paket bibit lamun, serta pelepasan 30 ekor tukik penyu ke habitat alaminya.
Inisiatif tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekosistem laut serta meningkatkan ketahanan lingkungan terhadap dampak perubahan iklim.
Program ini juga selaras dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek penanganan perubahan iklim, perlindungan kehidupan bawah laut, penciptaan pekerjaan layak, serta penguatan kemitraan.
Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menyeimbangkan aktivitas bisnis dengan pelestarian lingkungan.
“Melalui program Pelindo Lestari ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan ekosistem laut di Kepulauan Seribu. Konservasi terumbu karang, penanaman lamun, hingga pelepasan tukik penyu merupakan langkah kecil yang kami harapkan dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan serta kehidupan masyarakat pesisir di masa depan,” ujar Yandri.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dan masyarakat dalam memastikan keberhasilan program konservasi tersebut.
Pelindo berharap inisiatif ini tidak hanya berdampak pada pemulihan ekosistem laut, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.






