Edisipost.com
Jakarta, 18 Maret 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mencatat puncak arus mudik Lebaran 1447 H terjadi pada Rabu (18/3/2026), dengan jumlah penumpang mencapai 28.078 orang dalam satu hari. Angka tersebut melampaui proyeksi awal perusahaan yang memperkirakan sebanyak 27.350 penumpang, atau meningkat sekitar 2,7 persen.
Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, menyampaikan bahwa tingginya jumlah penumpang ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut yang disediakan PELNI. “Hari ini kami mencatat 28.078 penumpang berangkat menggunakan kapal PELNI. Secara kumulatif, sejak 6 hingga 18 Maret 2026, jumlah penumpang telah mencapai 253.208 orang,” ujarnya.
Dari total tersebut, sebanyak 226.897 penumpang menggunakan kapal penumpang, sementara 26.311 lainnya merupakan penumpang kapal perintis. PELNI juga mencatat penjualan tiket selama periode angkutan Lebaran (6 Maret–6 April 2026) telah mencapai 424.836 tiket atau sekitar 56,5 persen dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 751.550 kursi.
Selain peningkatan jumlah penumpang, PELNI juga terus melakukan transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan. Penggunaan aplikasi PELNI Mobile mengalami lonjakan signifikan, baik dari sisi jumlah pengguna maupun transaksi.
Pada 2025, jumlah pengguna aplikasi tercatat mencapai lebih dari 531 ribu, meningkat hampir 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, jumlah transaksi melalui aplikasi tersebut melonjak drastis, dari 1.484 transaksi pada 2022 menjadi 679.906 transaksi pada 2025. Ke depan, PELNI berencana menambahkan fitur baru seperti refund online dan transfer tiket guna semakin memudahkan akses layanan bagi masyarakat.
Tri Andayani menegaskan bahwa PELNI tidak hanya berperan sebagai operator kapal, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menghubungkan wilayah Nusantara melalui transportasi yang merata dan terjangkau.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat,” katanya.
Adapun sejumlah pelabuhan tercatat sebagai titik keberangkatan dan kedatangan terpadat selama periode ini. Pelabuhan Makassar menjadi yang terpadat untuk keberangkatan, sementara Surabaya menjadi tujuan kedatangan dengan jumlah penumpang tertinggi.
PELNI juga mengimbau para calon penumpang untuk mempersiapkan dokumen perjalanan dengan baik, datang tepat waktu, serta mengikuti arahan petugas di pelabuhan demi kelancaran proses keberangkatan.
Dengan tren peningkatan penjualan tiket dan tingginya mobilitas masyarakat, PELNI memprediksi jumlah penumpang masih akan terus bertambah hingga mendekati Hari Raya Lebaran.
