Edisipost.com- Ciputat – Diskusi mengenai apakah agama memainkan peran penting dalam mengatasi krisis ekologi digelar Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Jumat 1 Maret 2024. Profesor Universitas Radbound, Belanda, Frans Wijsen yang menjadi pembicara utama menyebutkan bahwa Indonesia sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim
“Namun, Indonesia memiliki persentase penyangkal perubahan iklim tertinggi di dunia. Jadi apakah agama memainkan peran di sini?” tanyanya memantik diskusi
Diskusi yang dilatarbelakangi penelitian Frans Wijsen di Indonesia ini juga membahas bagaimana dukungan berbasis agama terhadap etika lingkungan dengan mengeksplorasi hubungan antara keimanan dan interaksi manusia dengan alam. Frans mengatakan penelitiannya yang menggunakan Skala Manusia dan Alam (HaN Scale) telah dilakukan di 22 negara
