PT EPI dan Samudera Indonesia Group Percepat Elektrifikasi Container Crane untuk Dorong Pelabuhan Rendah Emisi

oleh
PT EPI dan Samudera Indonesia Group Percepat Elektrifikasi Container Crane untuk Dorong Pelabuhan Rendah Emisi

Edisipost.com

Jakarta, 17 November 2025 – PT Energi Pelabuhan Indonesia (PT EPI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi pelabuhan nasional menuju operasi yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Penyelesaian proyek elektrifikasi container crane milik PT Prima Nur Panurjwan (PT PNP), bagian dari Samudera Indonesia Group, menjadi langkah konkret dalam mengurangi ketergantungan sektor kepelabuhanan pada energi berbasis bahan bakar fosil.

Elektrifikasi peralatan bongkar muat, khususnya container crane, telah terbukti sebagai strategi efektif untuk menekan emisi serta meningkatkan efisiensi energi di berbagai pelabuhan global. Berdasarkan simulasi operasional pelabuhan internasional, konversi dari mesin berbahan bakar fosil ke energi listrik mampu mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 40–60%, menekan emisi CO₂ beberapa ton per unit per hari, serta menghilangkan emisi SO₂ dan NOₓ yang umum dihasilkan oleh mesin diesel. Selain itu, penggunaan tenaga listrik turut menurunkan tingkat kebisingan serta memperbaiki kualitas udara di area pelabuhan.

Proyek elektrifikasi yang diselesaikan PT EPI untuk PT PNP meliputi konversi suplai energi, instalasi sistem kelistrikan baru yang lebih efisien, hingga proses pengujian dan commissioning untuk memastikan peralatan beroperasi secara optimal dan aman. Langkah ini sejalan dengan agenda nasional penerapan green port serta penguatan efisiensi dan modernisasi infrastruktur kepelabuhanan.

Sebagai bagian dari upaya strategis mendukung target Pelindo Group dalam menciptakan pelabuhan berstandar internasional dan rendah emisi, PT EPI memastikan seluruh proses pengerjaan dilakukan sesuai standar keselamatan, kualitas teknis, dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Direktur Utama PT Prima Nur Panurjwan, Firman Kartasasmita, mengapresiasi selesainya proyek ini.
“Sebagai bagian dari Samudera Indonesia Group, kami terus mendorong modernisasi peralatan dan peningkatan keandalan operasional. Elektrifikasi yang dikerjakan EPI merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan peralatan kami. Ini adalah langkah awal dari peningkatan berkelanjutan dan melalui mekanisme post project review kami akan memastikan manfaat operasionalnya benar-benar optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Energi Pelabuhan Indonesia, Andriyuda Siahaan, menyampaikan bahwa proyek ini menjadi momentum penting bagi PT EPI dalam memperluas implementasi elektrifikasi di berbagai pelabuhan Indonesia.
“Kami berterima kasih kepada Samudera Indonesia Group, khususnya PT PNP, atas kepercayaan yang diberikan. Seluruh proses dilakukan sesuai standar teknis dan keselamatan. Kami siap mendampingi PNP dalam fase evaluasi dan optimalisasi agar manfaat elektrifikasi ini dapat terukur dan mendukung peningkatan efisiensi operasional,” kata Andriyuda.

PT EPI menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini memperkuat kesiapan perusahaan dalam mendukung transformasi energi di sektor kepelabuhanan. Ke depan, PT EPI berkomitmen memperluas kolaborasi dengan operator terminal, perusahaan pelayaran, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan, termasuk pada entitas di bawah Samudera Indonesia Group.

Melalui penyelesaian proyek ini, PT EPI dan PT PNP menandai langkah penting dalam modernisasi peralatan pelabuhan sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pengurangan emisi nasional. Inisiatif ini diharapkan menjadi model implementasi elektrifikasi peralatan bongkar muat yang dapat diterapkan di berbagai pelabuhan di Indonesia.