Edisipost.com
JAKARTA – Koperasi Karya Sejahtera Tenaga Kerja Bongkar Muat (KS TKBM) Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.(21/05/2026)
Kegiatan tersebut mengusung tema “Akselerasi Digitalisasi untuk Mewujudkan Tenaga Kerja Bongkar Muat yang Profesional, Kompeten, dan Sejahtera Demi Mendukung Kelancaran Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok.”
RAT dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi, EGM PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra, Kepala KSOP Utama Tanjung Priok Capt. Heru Susanto, Ketua DPW APBMI Jakarta Capt. H. Suwondo, Ketua Umum DPP Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA) Aris Hartoyo, perwakilan Induk Koperasi Pusat, serta ratusan anggota KS TKBM Pelabuhan Tanjung Priok.
Ketua Koperasi KS TKBM Pelabuhan Tanjung Priok, Asep Selamat, dalam sambutannya menegaskan pentingnya transformasi digital di lingkungan pelabuhan yang kini terus bergerak menuju era modernisasi berbasis teknologi.
“Saat ini pelabuhan bergerak menuju era digitalisasi dan modernisasi. Semua layanan telah berbasis teknologi. Kepercayaan pelayanan menjadi tuntutan utama dan efisiensi logistik menjadi perhatian nasional. Karena itu, TKBM tidak boleh tertinggal dan harus mampu beradaptasi dengan meningkatkan kompetensi, memperkuat disiplin, etos kerja, serta membangun profesionalisme,” ujar Asep Selamat.
Ia juga mengajak seluruh anggota koperasi untuk terus menjaga soliditas dan mendukung transformasi yang sedang dijalankan demi kemajuan bersama.“Saya mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga kekompakan dengan meningkatkan etos kerja, menjaga nama baik Koperasi Karya Sejahtera, serta mendukung transformasi yang sedang kita jalankan dengan kebersamaan,” pungkasnya.
Melalui RAT tersebut, KS TKBM Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor bongkar muat agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan mendukung kelancaran arus logistik nasional.
