Edisipost.com
Jakarta, 23 November 2025 Panitia Reuni Akbar 212 memastikan bahwa kegiatan tahunan tersebut akan kembali digelar pada Selasa, 2 Desember 2025, mulai pukul 17.00 WIB hingga 00.00 WIB. Acara dipusatkan di Jakarta dan diperkirakan akan dihadiri oleh lebih dari satu juta peserta, termasuk Presiden Republik Indonesia, Menteri Agama, Kapolda, Gubernur, serta berbagai tokoh agama nasional.
Panitia mengangkat tema “Selamatkan Indonesia dari Penjahat dan Selamatkan Palestina dari Penjajah” untuk penyelenggaraan tahun ini. Menurut panitia, tema tersebut mencerminkan harapan umat Islam Indonesia terhadap masa depan bangsa dan solidaritas terhadap rakyat Palestina.
“Tema itu merupakan impian dan harapan umat Islam Indonesia. Kita menaruh harapan besar terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang berkomitmen mengejar para koruptor sampai ke Antartika. Artinya, kita mendukung agar Presiden dapat segera menangkap para penjahat negeri yang telah merampas uang rakyat demi menyelamatkan Indonesia,” ujar Panitia Reuni Akbar 212.
Panitia juga menyoroti situasi di Palestina yang masih mengalami penindasan.
“Kita bersedih atas peristiwa genosida rakyat Palestina oleh penjajah Zionis Israel. Melalui gerakan ini, kita berharap Palestina dapat segera merdeka dari penjajahan.”
Kegiatan Reuni 212, yang bermula dari aksi massa pada 2 Desember 2016, telah menjadi salah satu gerakan sosial terbesar di Indonesia. Aksi besar sebelumnya pada 4 November 2016 (Aksi 411) dihadiri sekitar 4 juta orang, sementara Aksi 212 pada 2 Desember 2016 diperkirakan menghadirkan 7 juta peserta. Puncaknya terjadi pada tahun 2018, ketika kehadiran Capres Prabowo Subianto menarik massa hingga 13 juta orang menurut panitia.
“InsyaAllah, Reuni Akbar Mujahid 212 tahun ini akan berjalan sukses seperti tahun-tahun sebelumnya,” pungkas panitia.
