Edisipost.com
Makassar, 11 Juli 2025 – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Docking, dan Shipyard, melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) terkait Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) pada Kamis, 10 Juli 2025.
Kegiatan yang digelar di Gedung Kantor PT Pelindo Regional 4 ini diinisiasi oleh tim Fungsi Kepatuhan dan Anti Penyuapan (FKAP) SPJM, dan melibatkan seluruh jajaran manajemen. FKAP merupakan tim khusus yang dibentuk untuk menguatkan implementasi SMAP berdasarkan standar ISO 37001:2016, guna mencapai target zero gratifikasi, suap, maupun fraud di lingkungan perusahaan.
FGD ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman seluruh insan perusahaan mengenai risiko gratifikasi, suap, dan kecurangan lainnya, sekaligus menginternalisasi pentingnya integritas dalam setiap proses bisnis yang dijalankan.
“Melalui forum ini, kami berharap seluruh elemen perusahaan semakin sadar dan waspada terhadap potensi pelanggaran etika. Pemahaman mendalam akan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan bisnis yang sesuai dengan Kode Etik dan regulasi yang berlaku,” ujar Direktur Utama SPJM, Arief Prabowo, dalam sambutannya.
Arief menegaskan bahwa Direksi SPJM akan terus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan SMAP, serta melakukan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan atas implementasinya.
“Direksi akan terus memberikan support, melakukan monitoring secara terus-menerus terhadap penerapan SMAP agar sesuai standar ISO. Kami juga akan memastikan dan mengevaluasi agar program ini tepat sasaran, sejalan dengan visi dan misi perusahaan, serta menjadi solusi atas tantangan baik dari internal maupun eksternal perusahaan,” tambahnya.
Diskusi dalam FGD ini juga menelaah berbagai potensi celah yang dapat mengarah pada tindakan gratifikasi, suap, atau fraud di lingkungan SPJM. Hasil dari FGD akan menjadi rujukan penting bagi FKAP dalam merumuskan langkah-langkah mitigasi risiko secara lebih dini, terarah, dan efektif di seluruh lini bisnis perusahaan.
“Hasil FGD hari ini diharapkan dapat menjadi strategi dari penguatan implementasi SMAP, sehingga perusahaan terhindar dari berbagai bentuk dan praktik kecurangan serta mampu mewujudkan ‘Pelindo Bersih’,” pungkas Arief.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Tim FKAP seperti Tubagus Patrick Iskandar (SVP Sekretaris Perusahaan SPJM), Jubliadi Patangke (SVP Kepala Audit Internal SPJM), dan Hidayat (SVP Manajemen Risiko SPJM). Selain itu, turut hadir Prof. Dr. Hamid Habbe, selaku Komite Audit Dewan Komisaris SPJM, yang menyampaikan materi berisi koneksi antara teori dan studi kasus nyata terkait praktik fraud di dunia korporasi.
Dengan terselenggaranya FGD ini, SPJM mempertegas komitmennya untuk terus memperkuat budaya integritas dan tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan berkelanjutan.
