Edisipost.com
Jakarta, 9 April 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) berhasil menutup periode Angkutan Lebaran 2026 dengan kinerja positif. Selama periode Angkutan Lebaran pada 6 Maret hingga 6 April 2026, PELNI melayani total 652.271 penumpang, melampaui proyeksi sebanyak 641.025 penumpang atau mencapai 102% dari target yang ditetapkan.
Jumlah tersebut terdiri dari 577.239 penumpang kapal penumpang dan 75.032 penumpang kapal perintis. PELNI mencatat puncak arus mudik kapal PELNI terjadi pada 18 Maret 2026 dengan realisasi 31.460 penumpang, sementara puncak arus balik terjadi pada 30 Maret 2026 dengan 28.296 penumpang.
Selain capaian jumlah penumpang, PELNI juga mencatat kinerja operasional yang optimal dengan On Time Performance (OTP) kapal mencapai 97% selama periode Angkutan Lebaran 2026. Capaian ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kapal, sehingga memberikan kepastian perjalanan bagi para penumpang.
Direktur Utama PELNI Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyatakan bahwa keberhasilan Angkutan Lebaran tahun ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim dan dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, Angkutan Lebaran PELNI 2026 dapat berjalan lancar dan mencatatkan hasil yang melampaui target. Puncak arus mudik dan balik juga berlangsung tertib, didukung oleh persiapan yang optimal, termasuk penyesuaian rute, peningkatan kapasitas, serta pemantauan ketat terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang,” ujar Anda.
Anda juga menjelaskan untuk sebaran penumpang tahun ini cukup merata dengan wilayah tengah menjadi yang tertinggi yaitu sebesar 42%, diikuti wilayah barat 30,6% dan timur 27,5%. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan transportasi laut masyarakat tetap tinggi di berbagai wilayah Indonesia.
“Kami melihat pola ini sebagai indikasi positif bahwa konektivitas antar pulau melalui PELNI semakin dibutuhkan dan diandalkan oleh masyarakat,” tambah Anda.
Anda turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh penumpang yang telah mempercayakan perjalanannya kepada PELNI selama periode Lebaran.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh penumpang yang telah memilih PELNI sebagai sarana transportasi laut mereka selama Angkutan Lebaran 2026. Kepercayaan dan dukungan masyarakat ini menjadi motivasi utama bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” tambah Anda.
Meskipun periode angkutan Lebaran telah berakhir, PELNI terus berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan dan memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan safety first, zero accident, dan service excellence, serta terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan untuk penumpang.
“Kami juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh awak kapal, petugas operasional, serta stakeholder terkait yang telah bekerja tanpa henti dalam memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026,” pungkas Anda.
5 Pelabuhan Keberangkatan Terpadat :
1. Makassar (49.135 pax)
2. Balikpapan (36.637 pax)
3. Batam (34.709 pax)
4. Ambon (32.633 pax)
5. Bau-Bau (32.478 pax)
5 Pelabuhan Kedatangan Terpadat :
1. Surabaya (59.040 pax)
2. Makassar (52.502 pax)
3. Bau-Bau (35.324 pax)
4. Belawan (32.605 pax)
5. Ambon (30.723 pax)
5 Ruas Terpadat :
1. Batam – Belawan (29.362 pax)
2. Belawan – Batam (23.251 pax)
3. Balikpapan – Surabaya (12.876 pax)
4. Kumai – Semarang (12.758 pax)
5. Makassar – Surabaya (12.025 pax)
Tentang PELNI
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 17 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak.







