Edisipost.com
Jakarta- TNI Angkatan Udara terus menyiapkan calon perwira yang berkarakter, adaptif, dan berintegritas sebagai bekal menghadapi tantangan tugas serta dinamika peperangan multidomain yang terus berkembang.
Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., saat memberikan pembekalan kepada calon perwira remaja (Capaja) Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 2026 di AAU, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Dalam pembekalannya, Kasau menekankan bahwa perubahan status dari taruna menjadi perwira bukan sekadar perubahan pangkat, melainkan awal dari tanggung jawab sebagai pemimpin yang harus menjadi teladan, mampu mengambil keputusan secara tepat, serta mengemban amanah organisasi, bangsa, dan negara.
Kasau menjelaskan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah karakter peperangan menjadi operasi multidomain yang mencakup darat, laut, udara, siber, antariksa, dan ruang informasi. Kondisi tersebut menuntut interoperabilitas serta kemampuan adaptasi yang semakin tinggi.
Kepada para Capaja AAU Tahun 2026, Kasau menyampaikan lima prioritas TNI AU sebagai bekal memasuki masa pengabdian, yakni modernisasi alpalhankam, validasi organisasi, pengembangan peranti lunak, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta partisipasi aktif dalam mendukung kebijakan nasional.
Menutup pembekalannya, Kasau mengajak seluruh calon perwira untuk terus belajar, siap menghadapi perubahan, serta menjaga kehormatan diri, satuan, dan TNI Angkatan Udara sebagai wujud tanggung jawab atas amanah yang akan diemban sebagai perwira.
Pada kesempatan tersebut, Kasau yang didampingi Gubernur AAU Marsda TNI Donald Kasenda, S.T., S.I.P., M.M., juga menyerahkan ijazah kepada 155 Capaja AAU Tahun 2026. Selain itu, Kasau turut menyerahkan penghargaan Adimakayasa kepada lulusan terbaik, Sermatar Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman.
