WamenPANRB dan Wamenhub Tinjau KM Labobar, Puncak Arus Mudik PELNI Tembus 28 Ribu Penumpang

oleh
WamenPANRB dan Wamenhub Tinjau KM Labobar, Puncak Arus Mudik PELNI Tembus 28 Ribu Penumpang

Edisipost.com
Jakarta, 18 Maret 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menerima kunjungan kerja Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto dan Wakil Menteri Perhubungan Suntana di KM Labobar yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (18/3).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Direktur Utama PELNI Tri Andayani bersama jajaran direksi. Turut hadir pula Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional PELNI dalam menghadapi puncak arus mudik Lebaran, sekaligus memantau langsung pelayanan kepada penumpang kapal laut.

Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan melalui transformasi digital.

“Kami terus berupaya menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses dan nyaman bagi masyarakat, termasuk melalui pengembangan fitur di aplikasi PELNI Mobile,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa inovasi digital terus dikembangkan, mulai dari pemesanan tiket, check-in, hingga rencana fitur refund online dan transfer tiket pada tahun 2026. Peningkatan ini turut berdampak pada jumlah pengguna aplikasi yang naik hampir 19 persen pada 2025.

Selain itu, transaksi digital melalui PELNI Mobile juga mengalami lonjakan signifikan, dari hanya 1.484 transaksi pada 2022 menjadi 679.906 transaksi pada 2025.
“Transformasi ini membuktikan bahwa layanan PELNI semakin mudah diakses masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri PANRB dan Wakil Menteri Perhubungan mengingatkan pentingnya pelayanan yang responsif, humanis, serta mengutamakan keselamatan pelayaran.

“Pelayanan publik harus terus ditingkatkan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” pesan keduanya.

Sementara itu, PELNI mencatat puncak arus mudik Lebaran 1447 H terjadi pada 18 Maret 2026, dengan total 28.078 penumpang melampaui proyeksi awal sebesar 27.350 penumpang.

Sejak 6 hingga 18 Maret 2026, total penumpang kapal PELNI telah mencapai 253.208 orang, yang terdiri dari penumpang kapal reguler dan kapal perintis.

Tri Andayani juga mengimbau calon penumpang untuk mempersiapkan dokumen identitas yang valid serta datang tepat waktu sesuai jadwal keberangkatan.
“Kami mengajak seluruh penumpang untuk mengikuti arahan petugas demi kelancaran proses boarding,” katanya.

Hingga saat ini, penjualan tiket angkutan Lebaran PELNI telah mencapai 424.836 tiket atau sekitar 56,5 persen dari total kapasitas yang tersedia. Angka tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat seiring mendekati puncak arus mudik.

Sebagai informasi, PELNI saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani ratusan rute di seluruh Indonesia, termasuk wilayah terpencil melalui kapal perintis, guna mendukung konektivitas antarwilayah di Nusantara.