Edisipost.com
Bandar Lampung, 29 Juli 2026 – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat kinerja impresif pada pertengahan tahun 2026. Pada Juni 2026, arus petikemas di terminal tersebut meningkat signifikan sebesar 73,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Lonjakan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas perdagangan di Provinsi Lampung dan wilayah sekitarnya. Pertumbuhan trafik peti kemas internasional, baik untuk kegiatan ekspor maupun impor, serta semakin kuatnya interkoneksi logistik domestik menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan arus petikemas.
Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan, mengatakan capaian tersebut menunjukkan semakin strategisnya peran Pelabuhan Panjang sebagai pintu gerbang utama arus barang di wilayah selatan Pulau Sumatera.
“Pertumbuhan ini menegaskan bahwa Pelabuhan Panjang memegang peranan yang semakin strategis sebagai gerbang utama arus barang di gerbang selatan Pulau Sumatera. Lonjakan arus peti kemas yang luar biasa pada bulan Juni ini merupakan hasil nyata dari komitmen perusahaan dalam merespons dinamika pasar logistik secara adaptif,” ujar Daniel Setiawan.
Secara operasional, peningkatan arus petikemas didorong oleh penambahan satu kapal ad hoc milik Pulau Laut Lines yang membantu memenuhi kebutuhan kapasitas angkut internasional. Selain itu, pembukaan layanan baru (new service) oleh PT Buaya Mas Prima turut memberikan dampak positif terhadap peningkatan trafik peti kemas domestik antarpulau.
Keberhasilan tersebut juga didukung oleh keandalan sistem bongkar muat di terminal, serta sinergi yang kuat antara IPC TPK dengan perusahaan pelayaran dan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan.
Daniel berharap ekspansi jaringan pelayaran yang dilakukan para mitra dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah sekaligus memperkuat peran Pelabuhan Panjang sebagai simpul logistik nasional.
“Kami berharap perluasan jaringan pelayaran dari para mitra ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi IPC TPK Panjang dalam memfasilitasi kelancaran rantai logistik di gerbang logistik Sumatera bagian selatan,” tutup Daniel.





