Edisipost.com
Jambi, 30 April 2026 – Akses terhadap air bersih masih menjadi tantangan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Dusun Mengkuang Belayar, Desa Talang Duku, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi.
Menjawab kebutuhan tersebut, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menghadirkan solusi konkret melalui pembangunan fasilitas air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Corporate Secretary IPC TPK, Daniel Setiawan, menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Air bersih bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi fondasi bagi kesehatan, kualitas hidup, dan aktivitas sosial masyarakat.
Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih layak dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran IPC TPK sebagai bagian dari solusi bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Sebelumnya, warga Dusun Mengkuang Belayar mengalami keterbatasan akses air bersih, terutama untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini mendorong IPC TPK untuk mengambil peran aktif melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui program tersebut, IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung yang mampu menyediakan sumber air bersih yang aman dan layak. Fasilitas ini kini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga aktivitas ibadah.
Kepala Desa Talang Duku, Muslim, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. “Atas nama pemerintah desa dan warga dusun, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan fasilitas air bersih ini.
Kehadiran program ini sangat membantu warga yang sebelumnya sering mengalami kekeringan. Selain itu, air ini juga digunakan untuk mendukung kegiatan ibadah. Harapannya, fasilitas ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup warga,” katanya.
Sejak mulai dioperasikan, fasilitas tersebut telah menyalurkan lebih dari 125 meter kubik atau setara 125.000 liter air bersih dalam kurun waktu 18 hari. Rata-rata distribusi mencapai hampir 7.000 liter per hari, yang mampu memenuhi kebutuhan dasar ratusan warga setiap harinya. Angka ini menunjukkan pemanfaatan yang optimal sekaligus dampak nyata bagi masyarakat setempat.
Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang melalui pendekatan berkelanjutan. IPC TPK turut melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas agar dapat terus digunakan secara optimal.
Inisiatif tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kemandirian bangsa melalui pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk akses air bersih. Selain itu, program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-6 tentang akses air bersih dan sanitasi layak
Melalui langkah ini, IPC TPK menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program TJSL yang tidak hanya bersifat simbolis, tetapi mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.
Perusahaan juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
