Edisipost.com
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 (Pelindo Regional 2) menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang Triwulan I 2026.(30/04/2026)
Program ini diwujudkan lewat penyaluran bantuan sosial secara serentak di berbagai wilayah operasional perusahaan.
Selama periode tersebut, Pelindo Regional 2 telah menyalurkan sebanyak 1.600 santunan, 19.910 paket sembako, serta 12.100 paket takjil. Bantuan ini tersebar di sejumlah wilayah kerja, di antaranya Banten, Bengkulu, Cirebon, Jambi, Palembang, Pangkal Balam, Panjang, Pontianak, Sunda Kelapa, Tanjung Pandan, Tanjung Priok, hingga Teluk Bayur.
Distribusi bantuan dilakukan melalui cabang-cabang operasional guna memastikan penyaluran tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pelabuhan.
Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan untuk memberikan dampak positif secara langsung kepada masyarakat.
“Realisasi program TJSL pada Triwulan I 2026 ini menunjukkan komitmen kami untuk terus hadir dan memberikan kontribusi sosial yang nyata bagi masyarakat. Kami tidak hanya berfokus pada operasional bisnis, tetapi juga pada penciptaan dampak sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program ini menjadi sarana penting dalam mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah pelabuhan.
“Melalui penyaluran santunan, sembako, dan paket takjil ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Pelindo dan lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Sejumlah cabang tercatat menyalurkan bantuan dalam jumlah signifikan, seperti Tanjung Priok, Pontianak, dan Cirebon, yang masing-masing mendistribusikan ribuan paket sembako dan takjil serta ratusan santunan.
Melalui program TJSL ini, Pelindo Regional 2 menegaskan perannya tidak hanya sebagai penggerak sektor logistik dan kepelabuhanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
