PELNI Catat Lonjakan Bisnis Kargo, Sukses Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara

oleh
PELNI Catat Lonjakan Bisnis Kargo, Sukses Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara

Edisipost.com
Jakarta, 12 Mei 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI (Persero) berhasil mencatat pertumbuhan signifikan pada bisnis angkutan barang komersial sepanjang tahun 2026.

Hingga April 2026, perusahaan telah mengangkut sebanyak 218.918,964 metric ton (MT) barang komersial, dengan komoditas utama berupa batubara sebesar 95 persen dan pupuk curah sebesar 5 persen. Capaian tersebut meningkat tajam hingga 338 persen secara year-on-year dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Keberhasilan tersebut semakin diperkuat dengan suksesnya pengiriman perdana batubara dalam skala besar menggunakan kapal bulk carrier jenis Supramax. Dalam pengangkutan tersebut, PELNI mengangkut sebanyak 55.000 MT batubara melalui skema voyage charter menggunakan kapal MV Majestic Laksono dengan rute dari Bontang menuju Surabaya pada April 2026.

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI, Kokok Susanto, mengatakan bahwa pemanfaatan kapal Supramax menjadi langkah strategis perusahaan dalam menjawab kebutuhan pasar terhadap layanan logistik komoditas curah berskala besar.

“Shipment perdana pengangkutan batubara dengan muatan 55 ribu ton ini merupakan langkah strategis PELNI dalam mengakselerasi kinerja bisnis angkutan barang. Kami terus mengembangkan kemampuan logistik untuk memberikan solusi pengangkutan yang andal, efisien, dan berdaya saing tinggi,” ujar Kokok Susanto.

Ia menambahkan, keberhasilan pengangkutan menggunakan kapal Supramax menjadi bagian dari strategi building capacity perusahaan untuk memperkuat kompetensi di sektor angkutan barang komersial, khususnya komoditas curah dalam jumlah besar. Menurutnya, pengalaman ini sekaligus menjadi portofolio baru bagi lini bisnis logistik PELNI dalam memperluas cakupan layanan maritim nasional.

“Kami optimistis pengembangan segmen angkutan barang komersial, khususnya komoditas curah seperti batubara, akan memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi kinerja perusahaan ke depan. PELNI juga siap memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis guna mendukung kebutuhan logistik nasional serta memperkuat ketahanan energi Indonesia,” tambahnya.

Selain memperluas kapasitas layanan, PELNI juga menerapkan strategi sharing capacity melalui kerja sama dengan pemilik kapal guna meningkatkan fleksibilitas operasional dan optimalisasi layanan pengangkutan barang.

Melalui keberhasilan shipment perdana ini, PELNI semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan jasa logistik maritim yang andal dan kompetitif. Perusahaan optimistis dapat menjadi mitra logistik terpercaya bagi industri energi nasional sekaligus mendukung rantai pasok komoditas strategis di Indonesia.