Polsek Metro Penjaringan Intensifkan KRYD, Antisipasi Tawuran, Begal dan Kejahatan Jalanan Saat Malam Minggu

oleh
Polsek Metro Penjaringan Intensifkan KRYD, Antisipasi Tawuran, Begal dan Kejahatan Jalanan Saat Malam Minggu

Edisipost.com

JAKARTA UTARA – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polsek Metro Penjaringan Polres Metro Jakarta Utara menggelar Apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Metro Penjaringan, Sabtu (23/5/2026) malam.

Kegiatan apel yang dimulai pukul 23.00 WIB tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap aksi tawuran remaja, balap liar, aksi begal yang meresahkan masyarakat, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya yang rawan terjadi pada malam akhir pekan.

Apel dihadiri Kabag Log Polres Metro Jakarta Utara AKBP H. M. Koiri, SH., MH selaku Pam Matwil, bersama jajaran personel Polsek Metro Penjaringan, unsur TNI, Satpol PP, hingga komunitas ojek online yang turut bersinergi menjaga keamanan wilayah.

Sebanyak 33 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari anggota Polsek Metro Penjaringan, TNI, Satpol PP, dan elemen ojol. Apel dipimpin langsung oleh Pawas Iptu Bambang Dewantoro selaku Ps. Kasubnit Patroli.

Dalam arahannya, Iptu Bambang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran, aksi begal, dan kejahatan jalanan yang kerap meningkat pada malam Minggu.

“Malam ini kita melaksanakan KRYD secara mobile dan hunting ke titik-titik rawan tempat berkumpulnya anak-anak yang diduga akan melakukan tawuran. Selain itu, patroli juga difokuskan untuk mengantisipasi aksi begal dan kejahatan jalanan yang sudah meresahkan masyarakat,” ujar Iptu Bambang saat memberikan arahan apel.

Ia juga menyampaikan adanya informasi terkait sekelompok remaja dari wilayah Jakarta Timur yang melakukan konvoi sambil membawa senjata tajam, sehingga seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan agar kelompok tersebut tidak masuk ke wilayah Penjaringan.

Selain patroli mobile, personel gabungan juga melaksanakan strong point di sejumlah lokasi rawan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat. Petugas turut melakukan pemeriksaan dan imbauan humanis kepada kelompok remaja yang masih berkumpul larut malam agar segera kembali ke rumah masing-masing.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergitas aparat bersama unsur masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dan menciptakan situasi yang aman, nyaman, serta kondusif di wilayah Penjaringan.

Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan menonjol.