Edisipost.com
JAKARTA (03/12) – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali menunjukkan konsistensinya sebagai pelopor Green & Smart Port di Indonesia. Melalui strategi branding dan marketing yang kuat, inovatif, serta berorientasi pada keberlanjutan, TTL berhasil meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang BUMN Branding & Marketing Award (BBMA) 2025.
TTL dianugerahi Platinum Award untuk kategori “Brand Agility & Perception” dan Gold Award untuk kategori “Best Customer Experience & Personalization”. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang digelar oleh BUMN Track di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (3/12), dan diikuti oleh 74 perusahaan BUMN, anak usaha BUMN, dan perusahaan Tbk. dari seluruh Indonesia.
“Strategi Branding Hijau dan Berbasis Teknologi”
Sebagai perusahaan B2B di industri kepelabuhanan yang kompetitif, TTL terus memperkuat posisi sebagai terminal masa depan dengan menghadirkan layanan ramah lingkungan dan digitalisasi operasional. Strategi tersebut diwujudkan melalui:
pemanfaatan teknologi ramah lingkungan pada peralatan terminal,
kampanye pengurangan emisi karbon,
program penghijauan dan konservasi,
program Greenerse yang melibatkan stakeholder dalam penanaman pohon dan mangrove,
serta implementasi program TJSL dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan perlindungan lingkungan.
Selain itu, TTL juga konsisten membangun customer engagement melalui customer hearing, customer gathering, customer visit, hingga penyambutan rute kapal perdana sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna jasa.
“Pengakuan Nasional atas Transformasi Branding dan Marketing”
CEO BUMN Track, Syamsudin Hadi Sutarto, menyampaikan bahwa penghargaan BBMA merupakan bentuk apresiasi bagi perusahaan yang berhasil membangun strategi branding dan pemasaran secara efektif.
“Penghargaan ini memperkuat peran BUMN dalam meningkatkan reputasi dan positioning di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Juri BBMA 2025 sekaligus Chairman DMID & WIR Group, Daniel Surya, menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam membangun pengalaman brand.
“Di era integrasi teknologi, brand harus mampu memberikan pengalaman real-time kepada publik, bergerak dari ‘communication’ menjadi ‘continuous interaction’. Semakin kuat transformasi digital sebuah BUMN, semakin kuat pula sovereign capability bangsa di mata dunia,” ungkapnya.
“TTL Berkomitmen Menjadi Green & Smart Port Terdepan”
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, yang hadir menerima penghargaan tersebut, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian perusahaan.
“Ini merupakan kehormatan besar bagi TTL. Penghargaan ini menjadi kado jelang ulang tahun ke-12 perusahaan dan bukti nyata bahwa TTL mampu membangun branding yang kuat sebagai Green & Smart Port serta menghadirkan customer experience terbaik bagi para pengguna jasa,” ujarnya.
David juga memberikan apresiasi kepada seluruh insan TTL dan mitra pengguna jasa.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh insan TTL yang terus berinovasi, membangun engagement, dan meningkatkan kualitas layanan. Kami berterima kasih kepada seluruh pengguna jasa, mitra, dan stakeholder atas kepercayaan yang terus diberikan,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa konsistensi dalam branding dan marketing merupakan kunci memperkuat positioning perusahaan melalui komunikasi kreatif dan inovasi berbasis teknologi.
“Milestone Baru dalam Perjalanan Transformasi TTL”
Penghargaan ini menjadi tonggak penting bagi TTL dalam perjalanan transformasi branding dan marketing selama beberapa tahun terakhir. TTL berkomitmen untuk terus mempercepat pemanfaatan teknologi, memperkuat implementasi ESG, mengoptimalkan kanal komunikasi korporasi, dan membangun kolaborasi strategis guna menghadirkan ekosistem digital yang mendukung layanan terminal bertaraf global.
